HIDENATION

WELLCOME

Jumat, 11 Juni 2010

PRAMUKA Pasal 9 Tahu sejarah dan arti kiasan warna-warna bendera kebangsaan indonesia serta dapat mengibarkan dan menurunkannya dalam upacara

Merah putih mulai berkibar di kepulauan nusantara pada tahun 1292 oleh tentara jayakatwang waktu menyarang kertanegara di kediri (1222-1292)
Tahun 1350 dikibarkan di majapahit waktu raja hayam wuruk
Tahun 1840 di kibarkan di minangkabau ditambah warna hitam, tang artinya :
 Merah : hulu balanr (yang menghimpun, menjalankan pemerintahan)
 Putih : ulama (pemimpin agama)
 Hitam : adapt istiadat minangkabau
Dikeraton Surakarta Hadiningrat ada pula pusaka bendara merah putih peninggalan Kyai Agung TARUBAN ( putra Raden Wijaya)
Tahun 1922 perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera merah putih yang bergambar kepala banteng (sama dg PNI 1927)
Pada kongres pemuda ke-ii tanggal 28 oktober 1928, merah putih di kibarkan sebagai benbera kebangsaan
Tanggal 17 agustus 1945 di pegangsaan timur nomor 56 jakarta, merah putih dikibarkan sebagai bendera kebangsaan ( dijahit ibu fatmawati)
Tanggal 18 agustus lahirlah UUD ysng terdapat dalam bab xv pasal 35 berbunyii “ bendera Negara adalah bendera merah putih”
Tanggal 17 agustus 1969 bendera pusaka sudah tidak lagi dipasang karena sudah tua, sebagai gantinya dikibarkan duplikatnya yang dibuat dari sutra alam Indonesia

Versi 2

Bendera nasional Indonesia adalah sebuah bendera berdesain sederhana dengan dua warna yang dibagi menjadi dua bagian secara mendatar (horizontal). Warnanya diambil dari warna Kerajaan Majapahit. Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih.

Arti Warna
Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti berani, putih berarti suci. Merah melambangkan tubuh manusia, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan untuk Indonesia.
Ditinjau dari segi sejarah, sejak dahulu kala kedua warna merah dan putih mengandung makna yang suci. Warna merah mirip dengan warna gula jawa/gula aren dan warna putih mirip dengan warna nasi. Kedua bahan ini adalah bahan utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unsur putih sebagai lambang ayah, yang ditanam di gua garba.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar